Tutorial 1 Penelitian Tindakan Kelas
1. Manfaat Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Bagi Guru SD
● Guru memiliki kemampuan memperbaiki proses pembelajaran melalui suatu kajian yang mendalam terhadap apa yang terjadi di kelasnya. Keberhasilan dalam perbaikan ini akan menimbulkan rasa puas bagi guru, karena Ia telah melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi siswanya melalui proses pembelajaran yang dikelolanya.
● Dengan melakukan PTK, guru dapat berkembang dan meningkatkan kinerjanya secara profesional, karena guru mampu menilai, merefleksi diri, dan mampu memperbaiki pembelajaran yang dikelolanya. Dalam hal ini, guru tidak lagi hanya sebagai seorang praktisi yang sudah merasa puas terhadap apa yang dikerjakan selama ini, namun juga sebagai peneliti di bidangnya yang selalu ingin melakukan perbaikan-perbaikan pembelajaran yang inovatif dan kreatif.
● Melalui PTK, guru mendapat kesempatan untuk berperan aktif dalam mengembangkan pengetahuan dan keterampilan sendiri. Guru tidak hanya menjadi penerima hasil perbaikan dari orang lain, namun guru itu sendiri berperan sebagai perancang dan pelaku perbaikan tersebut, sehingga diharapkan dapat menghasilkan teori-teori dan praktik-praktik pembelajaran.
● Dengan PTK, guru akan merasa lebih percaya diri. Guru yang selalu merefleksi diri, melakukan evaluasi diri, dan menganalisis kinerjanya sendiri di dalam kelas, tentu saja akan selalu menemukan kekuatan, kelemahan, dan tantangan pembelajaran dan pendidikan masa depan, dan mengembangkan alternatif pemecahan masalah / kelemahan yang ada pada dirinya dalam pembelajaran. Guru yang demikian adalah guru yang memiliki kepercayaan diri yang kuat.
2. Keterbatasan PTK antara lain:
● Validitas PTK Sebagai suatu penelitian ilmiah, validitas atau kesahihan PTK masih sering dipertanyakan (diragukan). Metodologi yang agak longgar dan lebih bersifat informal (walaupun objektivitasnya dijaga), masih sering menimbulkan keraguan. Beberapa hal yang sering dipertanyakan adalah: Apakah selama proses pengumpulan data kaidah-kaidah penelitian ilmiah dapat tetap dijaga? Apakah ada jaminan bahwa
penelitian tersebut terbebas dari manipulasi yang dilakukan guru atau pun oleh siswa atas perintah guru? Hal-hal tersebutlah yang sering dipertanyakan oleh para peneliti atau penguji untuk kesahihan PTK yang dilakukan guru.
● Keterbatasan Generalisasi
Poin kedua yang sering menjadi masalah dalam pelaksanaan penelitian tindakan kelas adalah generalisasi. Hasil suatu PTK tidak dapat digeneralisasikan atau digunakan secara umum karena memang hasil tersebut hanya terkait dengan kelompok siswa dalam satu kelas tertentu. Melalui PTK kita tidak dapat menyimpulkan bahwa satu teknik efektif untuk meningkatkan motivasi belajar kelompok siswa lain karena sampel penelitian yang digunakan hanya satu kelas yang merupakan kasus khusus.
PTK memang merupakan penelitian yang dilakukan oleh guru di kelasnya sendiri untuk memperbaiki atau meningkatkan aspek pembelajaran tertentu yang terjadi dan dipakai hanya di kelas tersebut. Tetapi hasil penelitian tersebut tentu dapat dicoba upayakan oleh guru lain untuk diterapkan di sekolahnya dengan mempertimbangkan dan memperhatikan berbagai modifikasi agar sesuai dengan kondisi kelasnya.
3. Persyaratan PTK:
1. PTK dilakukan tanpa mengubah situasi yang biasa terjadi. Jika penelitian dilakukan dalam situasi yang berbeda dari biasanya, maka hasilnya mungkin berbeda jika dilaksanakan lagi dalam situasi aslinya. Oleh karena itu penelitian tindakan tidak perlu mengadakan waktu khusus untuk diamati, jadi harus dibiarkan apa adanya namun yang berbeda adalah adanya tindakan untuk meningkatkan mutu pembelajaran. 2. PTK yang dilakukan berkaitan dengan tugas peneliti sebagai guru atau kepala sekolah. Jadi tindakan yang dilakukan merupakan tindakan nyata yang dilakukan dalam tugasnya sehari-hari dan secara empirik memang terjadi di lapangan. 3. PTK merupakan sebuah upaya untuk meningkatkan mutu sesuatu yang sudah ada dan biasa menjadi lebih baik; atau merupakan sebuah upaya untuk memecahkan masalah yang terjadi di kelas atau di sekolahnya. 4. PTK dilakukan bukan karena ada paksaan atau permintaan dari pihak lain,
tetapi atas dasar sukarela, karena mengharapkan hasil yang lebih baik. 5. PTK dilakukan secara sistematik (terencana, terarah, dan teratur berdasarkan sebuah mekanisme tertentu). Jadi, jika peneliti mengupayakan cara mengajar yang baru, dia juga harus memikirkan tentang langkah-langkahnya, bahan ajarnya, sarana pendukung dan hal-hal yang terkait dengan cara baru
tersebut. Jika kepala sekolah akan melakukan upaya manajemen yang baru maka harus dipersiapkan prosedurnya, kebijakan pendukungnya serta sosialisasi implementasinya. 6. PTK harus dapat menunjukkan bahwa tindakan yang diberikan kepada siswa memang berbeda dari apa yang sudah biasa dilakukan. karena yang biasa sudah jelas menunjukkan hasil yang kurang memuaskan. Oleh karena itu guru melakukan tindakan yang diperkirakan dapat memberikan hasil yang lebih baik. 7. PTK berpusat pada proses, bukan hanya pada hasil. PTK merupakan kegiatan yang dilakukan oleh guru atau peneliti untuk memperbaiki atau meningkatkan hasil dengan mengubah cara, metode, pendekatan atau strategi yang berbeda dari biasanya.
Selain itu, PTK memerlukan berbagai kondisi agar dapat berlangsung dengan baik dan melembaga. Kondisi tersebut antara lain dukungan dari berbagai pihak di sekolah, iklim yang terbuka yang memberikan kebebasan kepada guru untuk berinovasi, berdiskusi, berkolaborasi, dan saling mempercayai di antara pihak sekolah, dan saling percaya antara guru dengan siswa.
4. Rencana dan pelaksanaan PTK
● Membuat judul penelitian
● Mencari permasalahan dan menjelaskan latar belakang permasalahan tersebut
● Menentukan tujuan dan manfaat penelitian
● Mencari referensi atau landasan teori yang akan digunakan untuk menentukan hipotesa awal.
● Menentukan subjek penelitian
● Menentukan metode yang tepat untuk melaksanakan penelitian
● Mengumpulkan data
● Menganalisis data
● Menarik kesimpulan dan menjawab permasalahan penelitian
Setelah menentukan langkah-langkah tersebut, peneliti membuat proposal penelitian. Proposal penelitian saya terlampir pada tugas 1 dan 2.
5. Teknik pengumpulan dan analisis data yang akan saya lakukan dalam penelitian ini adalah:
● Observasi untuk tes awal
● Observasi kegiatan di kelas
● Pemberian kuesioner kepada siswa
● Observasi untuk tes akhir
Lalu data akan diolah dengan skala rasio dan dipaparkan secara deskriptif.

0 Comments