Walaupun Dunia dimasukan kedalam manusia, ia tidak akan pernah merasa puas”



Kita sadar, sebagai manusia kita memiliki dorongan atau hasrat untuk memiliki sesuatu, untuk menggapai apa yang kita inginkan, demi tercapainya kepuas-an diri. Namun pertanyaan relektif bagi kita adalah, kapan kita pernah merasa puas ?, apakah kita sudah puas dengan keadaan kita sekarang ?, kapan rasa puas itu benar-benar kita rasakan ?.Tanpa kita sadari hasrat kepada hal-hal material serta dorongan untuk dipuji Sering kali menghampiri kita.

Layaknya iklan di televisi yang menawarkan begitu banyak macam dan ragam untuk memanjakan diri. Belum habis iklan yang satu sudah muncul produk yang baru, begitu terus tidak ada habisnya.Namun injil hari ini, Yesus yang di gambarkan sebagai pokok dari segalanya, menawarkan kebahagian dan kepuas-an sejati. “Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.(Yoh 15 : 7). Hanya pada Yesuslah kita dapat merasakan kepuas-an sejati, sebab yang tinggal di dalam Dia dan firman-Nya akan berbuah banyak.Dengan begitu kita dapat mengatakan “Jika Yesus yang ada didalam manusia, kita akan merasa puas. Selamanya.