Nama : Stefanus Dominggus
NPM : 2010510019
Methodologi penulisan

“Melangkah dengan kekuatan membaca”


Tidak sedikit orang yang berasumsi bahwa membaca adalah tugas yang berat. Tidak tahu mengapa landasan berpikir itu bisa muncul kepermukaan, namun yang pasti disaat membaca terkadang kita berhenti pada satu kata karena pikiran kita sedang berziarah entah kemana. Membaca menurut alam pikir hemat saya , saya analogikan seperti kegiatan “mengunyah”. Ketika kita mengunyah makanan, indra kita akan membantu kita untuk mengetahui rasa makanan yang sedang kita makan. Apakah makanan itu rasanya pahit, manis,asin, atau hambar.Begitu pula dengan membaca, kita akan tahu jika kita “mengunyah” bacaan dan memahami isi dari buku yang kita baca. Apakah buku bacaan yang kita baca itu bermutu, ataukah hanya bacaan yang ringan, atau sekedar bacaan informasi.

Proses membaca yang baik adalah dimulai dari hal-hal sederhana yang terkadang kita sendiri tidak menyadarinya. Sebagai contoh, apakah kita memperhatikan cara sikap duduk kita saat membaca?, apakah kita mempersiapkan diri sebelum membaca(mental, fisik),? apakah kita meluangkan waktu untuk menenangkan alam pikiran kita? Dan masih banyak lagi hal-hal kecil yang jarang kita perhatikan dengan baik. Semua hal ihwal itu akan penulis bahas dalam paper yang berjudul “melangkah dengan kekuatan membaca”. Dengan kekuatan membaca kita diharapkan dapat melangkah menuju hidup yang lebih bernilai, dengan kekuatan membaca diharapkan dapat meningkatkan konsep pemahaman dan logika kita. Sejauh mana kita dapat mengingat bahan yang baru kita baca, selain itu dengan kekuatan membaca seyogyanya dapat menambah perbendaharaan kata didalam memori kita.

I. Kiat-kiat untuk membaca.
Belajar membaca dapat dikatakan sebagai proses yang dapat dicapai oleh otak manusia, ingat ketika membaca disekolah dasar dahulu? Mula-mula anda mempelajari hurufnya, lalu anda mulai menhghubungkan huruf-huruf tersebut menjadi kata-kata. Kini tiba saatnya bagi anda untuk mendorong keterampilan mental anda, dan langkah pertama adalah menyingkirkan mitos-mitos yang anda yakini dalam membaca seperti:membaca itu sulit, anda tidak boleh menggunakan jari ketika membaca,membaca harus dilakukan dengan mengeja per kata, anda harus membaca perlahan-lahan supaya dapat memahami isinya. Buanglah jauh-jauh mitos yang sudah tertanam jauh didalam pikiran kita. Untuk itu kiat-kita ampuh dalam membaca dimulai dari persiapan diri yang matang.

 “Mempersiapkan diri”.

Keadaan mental dan fisik anda merupakan kunci-kunci penting untuk menjadi pembaca istimewa . Bayangkan jika kita membaca dalam keadaan fisik dan mental yang tidak siap. Dalam artian fisik kita yang lelah, mental kita yang sedang kacau. Untuk itu kita perlu meluangkan waktu dan menyesuaikan ritme pada nafas kita. Dimulai dengan menarik nafas panjang dan membiarkan diri anda rileks serta menyatu dengan tempat dimana anda membaca. Sambil memejamkan mata sejenak kemudian membuka kembali mata anda dan pada saat itu pusatkan mata anda pada buku. sebelum membaca, lihatlah sekilas bahan bacaan anda seolah-olah anda sedang melihat barang di etalase toko sebelum membeli. Dari persiapan yang sederhana ini diharapkan anda mendapatakan ide atau gagasan tentang hal-hal yang ingin dicapai dalam membaca. Meliaht sekilas bahan bacaan sebelum membaca meningkatkan pemahaman dan memperkuat ingatan


II. Kiat-kiat untuk memahami bacaan.

Sebelum anda membaca buku itu, anda harus mengetahui apa tujuan anda membaca buku itu . Setelah membaca tanpa sadar kita mungkin bertanya-tanya, apa yang baru saya baca tadi?,gagasan apa yang ingin disampaikan oleh penulis?. Jawabanya adalah :sesungguhnya anda memahami sama baiknya ayau lebih baik ketika membaca dengan cepat . dengan mengetahui tujuan membaca, kita mengerti akan apa yang kita butuhkan dari buku yang kita baca. Kata kuncinya adalah “yang anda perlukan”; bukan keharusan untuk mengerti setiap kata .
Pada saat membaca, kita menangkap maksud dari ide seorang penulis, namun tidak hanya berhenti sampai mengerti dan menangkap gagasan dari penulis, melainkan kita sendiripun telah memiliki gagasan yang telah kita kuasai stelah itu kita mencoba membandingkan gagasan kita dengan gagasan yang baru saja kita baca.

Langkah pertama untuk memahami bacaan :

 Memahami gagasannya, bukan kata-katanya.
Kata kata yang digunakan seorang penulis adalah alat untuk menyampaikan gagasan-gagasannya, dan satu-satunya cara anda dapat “memahami gagasan” tersebut adalah dengan membaca kata-kata dalam konteks yang berhubungan . Gagasan dari bacaan dapat membantu kita untuk memahami apa maksud tersirat yang ingin disampaikan oleh penulis.

 Membaca aktif

Ketika dikelas kita dituntut untuk menjadi mahasiswa yang aktif, bertanya sejauh kita kurang memahami apa yang disamapaikan oleh dosen. Begitu pula ketika kita membaca. Keaktifan membaca dapat didukung dengan bertanya berdasarkan unsur 5W+1H. menanyakan, membandingkan,kemudian menyimpulkan. Membaca adalah aktivitas yang kompleks, sama seperti menulis. Ia terdiri dari banyak tindakan mental yang terpisah, dan semuanya harus dilakukan agar bisa membaca dengan baik. Orang yang lebih terampil melakukannya akan membaca lebih baik .
III. Ragam kecepatan membaca
Banyak cara yang dapat digunakan untuk membaca sebuah buku, seperti metode yang dikemiukakan oleh Bobbi Deporter dan mike hernacki, dalam bukunya yang berjudul :Quantum Learning.

 Reguler

Yaitu cara membaca yang relatif lambat, dengan membaca baris demi baris seperti yang biasa kita lakukan dalam membaca bacaan ringan.Biasanya digunakan untuk bacaan santai atau ringan.

 Melihat dengan cepat (skimming)

Dilakukan dengan sedikit lebih cepat.inilah yang kita lakukan ketika kita sedang mencari sesuatu yang khusus dalam sebuah teks cara kita melihat buku telepon atau kamus

 Melihat sekilas (scanning)

Digunakan untuk melihat isi buku atau untuk melihat sekilas, Seperti membaca Koran


 Kecepatan tinggi (warp speed)

Membaca dengan kecepatan tinggi dan dengan pemahaman yang menakjubkan. Mengetahui bagaimana menggunakan cara membaca ini merupakan keuntungan besar bagi anda karena ini memberikan ragam cara untuk memanfaatkan bacaan anda. Ini juga memberikan pilihan kepada anda, dan semakin banyak pilihan yang anda miliki, semakin bertambahlah kekmampuan anda untuk mengatur hidup anda dengan cara-cara yang memuaskan.

Cara-cara Membaca sebuah buku menurut AD Rooijakkers.

 Membaca Terarah
Dengan teknik ini, Anda menginginkan agar dalam waktu singkat memperoleh gambaran tentang buku itu. Yang sebelumnya anda telah mengetahui judul, pengarangya, tujuan dan maksud penulis mengarang buku itu, melihat daftar isi yang semuanya itu dilakukan dalam waktu 15 menit. ( menurut saya cara ini sama dengan teknik membaca regular yang ditulis oleh Bobbi Deporter dan mike hernacki)

 Membaca sepintas

Pada membaca sepintas,yang diutamakan adalah Anda harus mengerti pikiran pokok tiap bab dalam buku itu.

 Membaca mencari

Pada membaca mencari. Anda memncoba dengan cepat untuk ,mencari kata-kata,nama-nama, atau angka-angka tertentu ( sama seperti skimming)

 Membaca belajar

Bila Anda ingin mengetahui dan mengingat hal-hal yang penting dan detail dari sebuah buku, maka anda harus membaca belajar. Teknik ini anda perlukan apabila anda membaca buku-buku wajib untuk menghadapi tentamen.

Mendapatkan lebih banyak informasi dalah pembelajaran, begitu juga dengan memahami apa yang sebelumnya tidak anda pahami . Dengan kata lain membaca merupakan pembelajaran untuk mendapatkan informasi dan memahami gagasan. Cara-cara diatas hanyalah rangkaian yang ideal dan formal (das sollen) jika tanpa adanya perwujudan kedalam realitas (das sein). Untuk itu minat dan habit terhadap membaca adalah kata kunci yang sempurna untuk mewujudkan seni kita dalam membaca, cinta kita dalam membaca.







Daftar pustaka
Hernacki, Mike dan DePorter,Boobi, Quantum Learning, KAIFA,New York,1992

Van Doren, Charles dan J.Alder Mortimer, How To A Read Book, Ipublishing,1972
Rooijakkers, Ad, Cara Belajar Di Perguruan Tinggi, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta,2005
d