: jauh sekali bayanganmu..
 Tidak..aku selalu hadir di setiap air liur yang kau teguk

 aku membutuhkanmu, percuma kamu selalu tidak ada,
Tidak, kamu selalu menutupi bayanganku.
Akh..itu hanya imajinasimu saja,

Jangan kau katakan aku adalah imajinasimu,
Sebab aku tidak dapat membayangkan siapa dirimu,dibalik tubuhmu-
Yang cantik, lembut bagaikan batu karang,
,tegas seperti tungku yang menyala-nyala disertai bulu-bulu halus ditanganmu.

Aku hanya bertanya untuk apa kamu melepehkan ampas yang manis itu ?
Untuk apa aku mengunyah mu yang terlalu manis buatku ?
Kalu begitu simpanlah yang manis untuk dirimu,
jangan kau hilangkan manis itu,
mana mungkin yang manis itu akan tetap manis ?

tidak ada rasa yang abadi, semua akan berubah,
pahit !!! itukah yang kau maksud?
Benar!
Dari mana kau bisa tahu kalau itu hanyalah pahit yang tidak berguna!
Aku merasakannya,aku mengalaminya,

Pahit itu akan menjadi manis kembali, percayalah,
Pahit itu akan berbuah manis
Simpanlah ! berikan kepada burung elang yang siap menerkamnya
Biar dibawa tinggi hingga melintasi imajinasi...(bersambung)