Pengertian Filsafat secara :


Etimologis subtansial Eventual Geografis/temporal
figuratif



A. Pengertian filsafat
1.Filsafat secara etimologis (berdasarkan asal-usul kata)
Berasal dari kata philo dan shopia, philo adalah cinta,sahabat,kawan sedangkan shopia adalah kebjaksaan,jadi filsafat secara etimlogis adalah ilmu pengetahuan atau studi kritis yang bertujuan untuk mencari kebijaksaan.
Tiga unsur kebijaksanan atau Triade kebenaran yaitu baik (verum), baik (bonum), indah (pulchrum).

2.Filsafat secara eventual (peristiwa)
Adalah pembalikan dari pemikiran mitos menuju logos. ciri-ciri pemikiran mitos adalah pemikiran yang bersifat subjektif,emosional dan kebenarannya bersifat lokal sedangkan cirri-ciri pemikiran logos adalah pemikirannya yang bersifat objektif rasional dan kebenarannya bersifat universal.

3.Filsafat secara figuratif
Berdasarkan tokohnya, dimulai dari Thales sebagai bapak filsuf pertama

4.Berdasarkan geografis /temporal
Dimulai pada abad ke 6 pada tahun 586 di Asia minor.

5.secara subtansial
Berdasarkan isinya atau intinya dibagi menjadi 2 yaitu berdasrkan kata benda dan berdasarkan kata benda. Kata benda disini diartikan sebagai hasil pemikiran yang bersifat rasional, logis,sistematis,total dan radikal.sedangkan yang berdasarkan kata kerja adalah berpikir secara rasional,logis,sistematis,total dan radikal tentang sesuatu atau segala sesuatu.

NB: Logis : Berdasarkan tatanan tertentu atau sesuai dengan aturannya
Sistematis : Skema ,detail,global parsial,
Radikal Berpikir hingga kedasarnya atau sampai ke akar-akarnya.
Total : Integral atau menyeluruh

 Pendalam pengertian filsafat secara Eventual. Yang berasal dari banyaknya mitos

Bebrapa contoh cerita mitos yang ditemukan di Yunani,
Dewa yang jahat yang di hukum untuk turun ke Dunia atau untuk tugas tertentu. Hujan menurut mitos karana dewa menangis dan lainnya.contoh mitos lainya adalah kisah tentang Narsiskus seorang pemuda yang tampan yang di cintai oleh seorang pemudi yang bernawa echo.

Penjelasan sejarah filsafat yunani, Thales sebenarnya salah satu anggota dari 7 orang bijak yang berasal dari Turki ,mereka bertemu di kota Delvi, (Yunani) untuk meminta nasihat dari kepada Dewa Apolo (Altar Dewa Apolo) maka dari peristiwa inilah muncul istilah kata-kata bijak yaitu Gnoiti Se Aton (kenalilah dirimu) know your self.

Pendalam pengertian filsafat secara Subtansial.

Berdasarkan kata benda dan kata kerja


Hasil pemikiran yang
Rasional :Suatu pemikiran yang mengikuti aturan tertentu , berdasarkan akal sehat , pemikiran yang logis, kritis, sistematis.

Logis :Logika berpikir ,argumentasi, prinsip,pengambilan kesimpulan yang baik dan benar.sesuai dengan aturan-aturan (premis 1,2,kesimpulan)

System :Mengikuti sebuah metode tertentu, ada tema dan arahnya.

Kritis :Pemikiran yang megikuti pola perkembangan, melalui proses
evaluasi, aplikasi dan antisipasi. Maka Berpikir secara kritis adalah berpikir secara keseluruhan, mengevaluasi kemudian menerapkannya dan memikirkan tentang apa yang akan terjadi kemudian. Memilah-milah dan memisah-misah,dibandingkan dan diterapkan.

Radikal : Bepikir sampai ke akar-akarnya.


Pendalaman tentang Refleksi.
Reflekis adalah suatu proses berpikir yang mengkuti unsur-unsur atau melalui proses-pross sebagai berikut :

DISTANSI:
Distansi atau jarak adalah proses pengambilan jarak dari objek. lebih berpikir secara objektif tanpa dipengaruhi subjek.alasannya adalah karena yang terpikir bisa terpengaruhi oleh unsur-unsur kepentingan sendiri atau minat.
Contoh: Memandangi rumput dari helicopter yang harus terbang lebih tinggi, untuk melihat realitas yang ada di bawahnya. (lebih objektif).Semakin tinggi terbangnya maka perspektif memandangnya semakin luas
Theoria : berkontemplasi, keluar dari realitas,mengambil jarak dan kembali lagi untuk mengaplikasikannya.(Aristoteles)

ABSTRASI:
Kemampuan seseorang untuk berpikir sesuatu yang lepas dari objek yang dipikirkan. (menarik diri dari Dunia)
Contoh: sebuah gelas yang bewarna merah yang telah kita lihat kemudian kita berbalik badan dari gelas tersebut maka kita bisa berabstrasi. Bahwa ada gelas bewarna merah.
TRANSENDENSI:
Proses berpikir yang melampaui perspektif diri sendiri, minat,unsur subjektif,
Keluar dari koordinat ego, gravitasinya bukan pada diri sendiri tetapi keluar dari diri sendiri
INTERIORISASI:
Proses pembatinan dari sesuatu yang dipikirkan, sedang kita pikirkan, keyakinan tentang apa sedang kita lihat.
Contohnya : bagaimana agar anak-anak TK dapt mengerti tentang apa yang kita ajarkan.
ANALISA :
Memilah-milah menjadikan unsur dalam satu kategori, mengelompokan,mengurangi yang satu menjadi unsur-unsur atau banyak unsur.
SINTESIS:
Unsur yang terpisah menjadi satu kategori.Atau menyatukan sesuatu yang terpisah.
EKSPLISITASI:
Proses menjadikan sesuatu yang tidak jelas menjadi jelas, sesuatu yang sulit dipahami menjadi lebih mudah dipahami.menjadi lebih dimengerti.
Contoh: menyindir adalah implisit sedangkan menegur adalah eksplisit.

informatif

Tiga tema besar filsuf:
 Allah.
 Manusia.
 Alam semesta.

“ Realitas itu ada pada ide atau otak, realita itu adanya ada pada ide yang ada saat ini.segala yang kita lihat, sentuh, alami ada dalam ide”. (Uskup J.Berkley)

“Agama adalah suatu proyeksi manusia, Allah adalah proyeksi manuisa pribadi”. (Ludwig Feuerbach)

Contoh :7 sakaramen adalah proyeksi manusia.
Sejarah perkalenderan
 AD :Ano domino
 BC: Before christ

Paus gregorius abad 16 : patokannya bukan urutan mundur tapi urutan maju.
7 orang bijak dari Turki

Solon kleobulus, myson, Thales, Bias.

DOSEN DR.ANTONIUS SUBIANTO FAKULTAS FILSAFAT UNIKA PARAHYANGAN BANDUNG